KABAGOPS POLRESTA PONTIANAK KOTA PIMPIN PEMADAMAN KARHUTLA

Pontianak Ampera
Masih belum turun nya hujan di wilayah Kalimantan Barat sehingga membuat Kebakaran Hutan dan Lahan yang di lakukan Masyarakat semakin meluas di sana sini.

Selasa(07/08/2018) di mulai pukul : 09.00 s/d 16.30 Wib telah dilakukan Penanganan Penaggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Wilayah Hukum Polresta Pontianak Kota.
Dalam kegiatan tersebut di Pimpin langsung oleh Kabag Ops Polresta Pontianak Kota, Kompol Alber Manurung,SIK didampingi Kasat Sabhara Kompol Edy Haryanto, MH & Kasat Binmas Kompol Agus Rianto.


Kabag Ops mengatakan Adapun untuk  sasaran yang hendak di datangi adalah Desa Rasau Jaya III Sekunder C Kec. Rasau Jaya (masuk dari depan Kantor Bupati Kabupaten Kubu Raya) untuk lahan yang terbakar seluas  kurang lebih 40 (empat puluh )Hektar, letak yang terbakar berada di belakang rumah  warga masyarakat yang bernama Munawir " ucap nya.


Dalam  Kesempatan tersebut Kabag Ops mengatakan untuk Jumlah personil yang di terjunkan untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan tersebut terdiri dari Personil Sabhara Polresta Pontianak sebanyak :19 Orang, Gabungan Setiap Satuan Staf Polresta  yang terdiri dari Reskrim 3 orang , Intel kam 2 orang , Binmas 5 orang , Siwas 1 orang,dan gabungan beberapa polsek jajaran  sebanyak 20 orang, dan dalam kegiatan tersebut kita dibantu oleh TNI Kodim 1207/Ptk sebanyak 10 Orang, serta Manggala Agni sebanyak 8 orang"ujar nya.


Untuk Penaganan Karhutla tersebut kami mengunakan alat Pemadam berupa Mobil Karhutla Sabhara Polresta Ptk Kota, dengan Mesin 4 Buah,Mesin Pemadam Polresta 2 Unit, 4 Mesin diesel milik Mangala Agni dan 2 Mesin TNI"tegas Kabag Ops.

Dan setelah selesai memadamkan api di lahan tersebut di atas kembali saya beserta  personil selanjutnya bergeser ke tempat kebakaran di Jl. Objek TR 40 Dusun Sidomulyo Desa Limbung Kecamatan Sungai Raya Kabupaten Kubu Raya, Adapun luas lahan yg terbakar sekitar 15(lima belas) hektar milik sdri.sumirah dan sdr. Tukirin.

"Mengingat lahan yg terbakar tersebut merupakan tanah gambut, tidak menutup kemungkinan api akan menyala  kembali dikarenakan masih terdapat bara api yg menyala di bawah permukaan tanah, dan apabila dalam beberapa hari masih belum turun hujan diperkirakan akan bertambah jumlah lahan yg terbakar di wilayah Kabupaten Kubu Raya (khususnya Sei Raya) "pungkas nya.


Kabag Ops juga menghimbau serta  mengingatkan kepada warga masyarakat sekitar agar tidak membakar hutan dan  lahan supaya nantinya kebakaran ini tidak meluas kemana mana, dan kami juga  bekerja sama dengan  dgn perangkat desa yang ada terkait kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) tersebut.

by: joens,dsd

Komentar